Advertisment

Friday, December 16, 2011

Cartoonist of the month: Toni Malakian

Dunia karikatur Indonesia diwarnai dengan orang muda yang mempunyai talenta luar biasa dalam karikatur. Karikatur masih bersaudara dengan ngartun, karena sama-sama berasal dari seni ilustrasi. Cartoonist of the month Desember 2011 kali ini menampilkan ilustrator dan karikaturis. Dia adalah Toni Malakian.
Toni Malakian mempunyai totalitas dan kemampuan yang baik dalam karikatur.Lahir pada 4 Januari di Indramayu, Jawa Barat. Jika kartunis-kartunis yang saya bahas sebelumnya berasal dari lumbung kartun Jawa Tengah, sekarang saya menampilkan profil kartunis asal Jawa Tengah. Meskipun sudah hidup di Jakarta, asal daerah perlu dibahas karena berkaitan dengan latar belakang proses kreatif.

Toni Malakian adalah ilustrator yang eksis baik di dunia maya dengan FB dan Blog, juga aktif dalam paguyuban kartunis Indonesia. Salah satu gambar yang saya temukan di FBnya adalah menjadi sosok FPI yang merupakan perkumpulan tukang gambar Indonesia. Tugas dari front ini adalah untuk mengilustrasikan dan menggambar apa aja yang dilihat dan yang sedang di pikiran. Ide kreatif Toni Malakian lebih bersifat spontan demikian juga proses kreatifnya. Tarikan garis yang mantap dan konsistensi pada karikatur menjadikannya sebagai salah satu ikon karikaturis nasional. 

Proses kreatif dan karir Toni Malakian telah melewati batas negara. Dia pernah bekerja sebagai ilustrator foto dan tukang karikatur di Florida. Ngartun bukan hanya di darat, nenek moyangku seorang pelaut dan semangat bahari dia bawa dalam pekerjaan. Ilustrator foto dan tukang karikatur di atas kapal pesiar yang berkeliling di laut Karibia. Jika lebih lama bekerja di sana mungkin sudah bertemu dengan Kapten Jack Sparrow.
Perusahaan yang menjadi proses pembentukan Toni Malakian adalah  the Royal Caribbean Cruiseline. Seperti film Titanic yang menggambar orang di atas kapal besar. Sekarang Toni Malakian lebih memilih kembali ke tanah air menjadi ilustrator pada salah satu harian di Jakarta. 

Toni Malakian menggunakan teknik ngartun dengan manual. Teknik manual lebih digemari karena lebih alami dan apresiasi yang berbeda daripada teknik digital. Sampai hari ini sebagian kalangan lebih menyukai karikatur yang berasal dari olah tangan dengan segala tekanan dan goresan yang sesuai kehendak hati. Media yang dipakai oleh Toni Malakian menggunakan pensil, cat air sampai tinta. Jika tidak membuat karikatur, Toni  lebih aktif membuat sketsa dari apa yang sedang diamati dan menarik untuk digambar. 
Apresiasi terbesar saya terhadap proses kreatif Toni Malakian adalah lurus dan selalu berpegang teguh pada bidang sketsa dan karikatur. Totalitas pada dua bidang ini menjadikan setiap karya Toni Malakian sedap untuk di pandang mata. Jika ada seniman karikatur yang bernama Sebastian Kruger dan dari Belgia ada Jan Op De Beeck. Kruger total dengan lukisan karikaturnya sementara Jan Op De Beeck lebih pada Karikatur tembak di tempat alias on the spot. Toni Malakian seolah gabungan dari dua karikaturis dunia tersebut. Teknik dan media yang beragam serta lebih suka spontan dalam berkarya adalah telenta emas dari Toni Malakian. 
Salah satu ciri dan unsur pokok dalam karikatur adalah eksagerasi atau seni memporak porandakan wajah mulai dari dahi yang diperlebar, mulut yang diperbesar atau diperkecil sampai hidung yang dibuat sesuai selera kreator asal ciri khas dari wajah orang yang digambar terlihat. Maju terus karikaturis Indonesia. 

Sumber Data dan Gambar: Facebook dan Toni Malakian's Blog. 


No comments:

Post a Comment