Advertisment

Sunday, October 30, 2011

Ngartun dan Deadline (Ngartun part 14)

Time is Money, slogan yang sering didengungkan agar kita bisa disiplin. Lebih disiplin menghargai waktu agar menghasilkan kinerja yang baik. Dalam ngartun kita juga perlu menerapkan apa yang namanya deadline atau batas ambang kita selesai berkarya. Penggunaan waktu yang efektif sangat menunjang kelangsungan berkarya kita, proses yang baik akan menghasilkan karya yang baik pula.


Berikut adalah cara agar kita dapat memberdayakan dan menggunakan waktu dengan produktif tanpa harus merasa terkejar-kejar oleh deadline:
1. Buat dan tentukan target. Sasaran bisa secara jangka panjang atau jangka pendek. Sama seperti jika kita ngartun untuk lomba dengan ngartun untuk gambar reguler. Kalau untuk lomba waktu bisa lebih lama tapi hasil harus lebih halus, sedangkan yang reguler seperti mengirim ke media bisa dikerjakan apa adanya sesuai dengan gaya kita yang sudah menjadi ciri khas. 
2. Buat rencana kerja dalam kolom mingguan untuk empat minggu. Agenda ngartun juga perlu dibuat untuk optimalisasi karya dan produktifitas kita. Kalau bisa pembuatan kolom mingguan dibuat sampai pada jam-jam yang ditentukan. Setelah itu perlu evaluasi rutin mingguan dan evaluasi rutin bulanan. 
3. Kenali kemampuan diri sendiri dalam mendayagunakan waktu setiap hari. Ada waktu kita sibuk, ada waktunya kita santai.
4. Ketika sebelum, saat dan setelah berkarya kita perlu berpikir dan selalu membuat pertanyaan dalam diri kita sendiri. Ini sebagai bagian dalam kontemplasi agar ide yang akan kita eksekusi menjadi lebih baik dan berkembang. Pertanyaannya sederhana misalkan: "apa yang saya harapkan dari karya ini?", "apakah karya ini bisa selesai tepat waktu untuk memulai membuat karya yang lain lagi?".
5. Berkarya dengan perencanaan yang matang. Tidak usah malu jika orang menyebut kita robot karena hidup terlalu mekanis. Bekerja dengan tujuan dan rencana yang jelas adalah penting. Ibarat sopir bus Sumber Kencono SBY-Jogja, yang dalam mengendarai armadanya selalu dengan waktu yang tepat dan perencaaan untuk melaju dengan tepat dan cepat. 
6. Jika lelah segera istirahat sejenak. Minum segelas kopi hangat atau sekadar merebahkan diri dengan mendengrkan musik favorit adalah salah satu solusi mengurangi ketegangan selama bekerja. 
7. Kejadian tidak terduga bisa menyenangkan, bisa pula menggagalkan rencana kerja. Berarti dalam melangkah kita harus membuat berbagai alternatif karena hidup adalah pilihan. Selamat Berkarya, salam ngartun dan selamat menyongsong November Rain. 

No comments:

Post a Comment