Advertisment

Friday, May 22, 2015

In Loving Memory Nook Colour Ebook: Tips Anti Copet

"Sampun kapundul copet Berita lelayu kulo sampeake dhateng pamirso blogger. Nook colour ebook reader sak meniko sampun ical ing bus dalu wonten margi Janti-Solo

Kata-kata di atas saya modifikasi dari pesan yang biasa terlontar jika ada salah satu anggota masyarakat yang pergi. Pergi ke alam baka alias meninggal dunia, kembali di telan bumi.
Nook Colour Ebook Reader Riwayatmu Itu
Kali ini salah satu alat kesayangan saya, nook colour ebook reader raib ditelan copet. Copet bus spesialis malam hari yang beroperasi di jalanan Jogja-Solo di atas jam 8 malam sampai pagi hari. Sindikat ini mencari penumpang-penumpang yang tertidur pulas. Modusnya menunggu penumpang larut dalam mimpi indahnya, setelah situasi dirasa lancar baru mereka menarik tas dari kursi belakang. Setelah itu tas yang telah di odol-odol dikembalikan dengan kurang rapi di bawah tepat pantat korban. 
Kecopetan ini kejadian luar biasa yang kedua setelah pada bulan Oktober 2014, seperangkat dompet, uang 150 ribu, aneka kartu (KTP, KTM UGM, Kartu Pasien RSUD Wates, 2 ATM, SIM dan kartu nama para kolega). Entah pada malam naas itu, ingin sekali dompet masuk ke tas, padahal biasanya masuk dalam jaket gunung pada saku terdalam.
pasca COD
Teman baru itu untuk kindle ebook reader, yang bisa lebih leluasa untuk membaca bacaan PDF, EPUB dan majalah. Warna-warni dan multifungsi. Nook Color produk luar pesaing amazon kindle yang saya beli hasil COD dengan salah satu mahasiswa UGM di daerah Kridosono, tepatnya depan kantor Ganesha Operation Yos Sudarso Jogjakarta. Jika barang asllinya berharga jutaan rupiah, melalui kaskus dan COD barang ini saya dapat hanya 850k. Plus bonus ebook dan mikro sd 8 GB, harga murah dan barang bekas tidak mengalahkan performa. Kadang sekali-kali perlu direstart kalau sedang macet. 
bacaan dan anggur merah

Tanggal 21 Maret 2015, ketika melintas Jogja-Solo bersama bus ekonomi malam telah menghilangkan kebersamaan bersama dengan Nook Color. Copet kurang ajar, telah mengambil barang yang telah banyak menemani hari-hari mengajar, mengoreksi, membaca, mendengarkan musik sampai bermain game.
untuk koreksi nilai
untuk mengerjakan tesis
Ketiduran di dalam bus umum itu artinya kelengahan dan kesempatan besar untuk copet, lebih-lebih pada malam hari. Dari Wates saya menuju terminal Jogja-Giwangan dan yang terjadi kecapean tingkat dewa membuat mata tidak kuat dan terpejam dalam perjalanan menuju Surabaya. Tidak ada yang mencurigakan selama tidur, namun begitu memasuki Solo barat Tirtonadi tas telah berubah posisi. Seperti ada yang menggeser. Mata masih berat dan mulai memeriksa isi tas, ternyata nook color yang telah saya taruh paling atas sirna. Apa mau dikata, mau marah sama siapa dan lengah yang menjadikan kurang waspada. Antara sedih juga ketawa, menertawakan pencopet yang akan kebingungan dengan barang yang sekilas mirip tablet, namun bukan tablet. Kamera tidak ada apalagi touchscreen yang mulai uzur, hanya berfungsi seperempat layar. Tidak biasa membayangkan bagaimana sakit hatinya maling maupun penada nook colorku, karena performa kurang optimal dan mulai rusak. Hanya saya sendiri yang bisa mengoperasikannya.
satu untuk 500 ebook
Ikhlas dan instrospeksi menjadi bagian yang tidak terpisahkan setelah kecopetan. Berikut adalah tips anti kecopetan bagi penumpang bus umum khususnya penumpang malam:
1. Pastikan jika terpaksa membawa barang berharga semacam gadget, taruh ditempat paling tersembunyi di dalam tas yang kurang disukai pencopet malam. Taruh di antara pakaian kotor bahkan kalau perlu sisipkan diantara cawet dan daleman yang lain, lalu bunthel dengan kaos kaki yang telah seminggu tidak dicuci.
2. Jika terpaksa harus tidur dalam kendaraan, tentukan lokasi dan posisi tas yang bisa diawasi dan dirasakan. Ada pergerakan sedikit mencurigakan kita lansung bisa terbangun dan jotosan dengan pencopetnya.
3. Pilih posisi duduk yang paling aman dan mudah diawasi oleh awak bus. Misalnya di belakang sopir, yang oleh busmania masuk dalam tempat duduk paling favorit untuk hoyag-hayig (hotsheet). Tidak disarankan untuk berbicara dengan sopir apalagi sampai curhat dengan sopir yang sedang konsentrasi supaya busnya lancar jalannya.
4. Peluk tas dengan penuh kasih sayang dan kewaspadaan, tapi pastikan isinya tidak terlalu berat. Tidak perlu membawa beras sekarung bulog di dalamnya.
5. Perbanyak doa dan jariyah serta menjaga keharmonisan dengan segala makhluk Tuhan, karena anugerah dan bencana adalah kehendak-Nya.

Selamat melakukan perjalanan malam, tetap waspada dan jangan menjadi korban selanjutnya dari kekejaman pencopet bus umum.

No comments:

Post a Comment