Advertisment

Saturday, March 3, 2012

Karya Keroyokan plus penyusupan (Ngartun Tips)

Kali ini saya akan berbagi trik mencegah kepanikan jika dalam berkarya ada sesuatu yang besifat mengejutkan alias tanpa diprediksi. Ngartun adalah proses yang santai tapi memerlukan totalitas yang tidak main-main. Pada postingan terdahulu yang fokus pada bagaimana membuat karya karikatur dalam satu kertas kecil dengan massa yang banyak, saya menyebut sebagai karya keroyokan.
Beda lagi dengan karya yang kita buat sudah 70 persen jadi ternyata ada oran yang ketinggalan. Panik tentu wajar namun ada cara untuk menenangkan diri tetap berkarya dengan improvisasi maksimal tanpa harus membuang waktu dengan merombak karya yang telah kita buat. Beberapa waktu yang lalu saya mendapat order gambar untuk hadiah ulang tahun yang dirayakan dengan karikatur. 

Target
Pada breafing awal saya pikir menggambar cuma lima orang dengan obyek utama bagian tengah karena ia yang berulang tahun. Proses menggambar pun berlanjut setelah masing-masing obyek sudah mendapat tempat dan orientasi. Seperti biasanya media pensil HB sebagai dasar agar muda dihapus jika terjadi kesalahan. 
Step 1: Sketsa Awal 

Step 2: Detailing
Obyek yang ulang tahun sengaja saya besarkan agar lebih fokus dan teman-temannya agar diperkecil. Teman yang baik selalu membawa hadiah jika ada yang ulang tahun, kali ini hadiah yang dibawa mulai dari kartu ucapan, kado, bingkisan sampai bunga. Masing-masing sudah diatur oleh marketing dan malam itu saya lembur.
Step 3: Standar Inking
Ketika pada proses tinta, tenyata ada kegalauan dalam menggambar karena pada foto ada tujuh orang, namun saya menangkap yang digambar adalah lima orang. Sambil menggambar saya terus bepikir. Dan Saat pihak marketing (Rani) mengatakan bahwa yang digambar adalah tujuh orang terjadilah kegemparan. Mula-mula saya menenangkan diri dengan mencari bagaimana menyusupkan dua orang. Dua orang dalam satu kerumunan gambar harus mengamati dan mencari celah agar pihak 'penyusup; agar dapat masuk dengan leluasa.
Step 4: Menambahkan Penyusup
Apapun kegemparannya kalau kita sikapi dengan pikiran yang tenang pasti bisa teratasi. Malam itu saya menenangkan diri sejenak untuk menyusupkan dua orang yang ketinggalan. Akhirnya di dapati yang cowok berada jauh dari pacarnya dengan menenteng tas di tangan, seakan-akan habis berbelanja banyak. Sedangkan yang cewek saya susupkan dekat saudaranya karena mempunyai wajah yang relatif sama. Intinya adalah dalam ngartun, selain ketenangan suasana juga dibutuhkan ketenangan batin dan kecepatan dalam mengambil keputusan.
Happy Ending..Mission Complete.

No comments:

Post a Comment