Advertisment

Thursday, July 14, 2011

Trik 'Jualan' Kartun (Ngartun Part 11)

Kartun atau apa saja karya kita yang masuk dalam extraordinary art work bisa menjadi investasi yang baik untuk masa depan. Coba main ke galeri yang sedang menggelar pameran lukisan dari seniman yang kesohor, dijamin kita akan terkesima melihat harga lukisan yang berkisar jutaan-ratusan juta rupiah bahkan lebih. Seniman yang baik adalah berkarya bukan hanya untuk kepuasan batin semata, namun dapat memuaskan batin orang lain juga. Kartun adalah seni yang menyenangkan, dibalik simpelnya tersimpan pahala yang besar karena kita beribadah menghibur orang lain. Kartun dapat menjadi suplemen batin yang baik selain 4 sehat 5 sempurna (tambah pulsa dan bandwicth). Terbukti lewat rublik Senyum itu Sehat dari Jawa Pos menjadi rublik yang berperan dalam kematangan dan peningkatan produktivitas ngartunku.
Gambar di atas adalah gambar bersejarah karena baru pertama kali gambar buatanku dimuat di media. Sejak saat itu, saya berhenti merokok sampai sekarang. Forever and never !. Setelah itu beberapa kali kartun dimuat di media yang kebanyakan tetap Jawa Pos. Tapi jangan dikira dengan mudah gambar kirim langsung di muat, butuh kerja keras, kegigihan, target, keberanian naik lift Gedung Graha Pena, ide yang orisinil dan gokil. Setelah dimuat saya semakin giat mengirim gambar yang dikenal dengan istilah setor dan itu terjadi waktu masih kuliah ketika masih gowes, parkir Graha Pena tidak ada tempat untuk sepeda angin maka dengan cara speak tukang parkir akhirnya beberapa kali sepeda aman ditinggal.
Kali ini ada beberapa tips dalam 'jualan' kartun yang saya ambil dari Buku Cartoon Workshop dari Pak Mishon. Ada empat tips kalau ingin menjadi kontributor kartun di media massa (koran, majalah sampai kartu ucapan)
1. Perhatikan spesifikasi
2. Cari penerbitan kartun secara reguler
3. Menjadi kartunis profesional
4. Jaim dan Jual Mahal
Mau tahu penjelasan lebih lanjut tunggu di ngartun part 12. See You !

No comments:

Post a Comment